intro
sekilas perjalanan Nusantara Rhythem
visi
Menjadi ruang kreatif yang menghidupkan kembali dan mengembangkan warisan musik Nusantara melalui eksplorasi bunyi, penciptaan instrumen, dan pendidikan berbasis kearifan lokal.
misi
Menggali dan menginterpretasikan tradisi musik dari berbagai daerah di Nusantara sebagai sumber inspirasi karya yang kontekstual dan relevan.
Menciptakan instrumen musik baru yang berakar pada material dan kearifan lokal.
Membangun jembatan antara seniman tradisi dan publik melalui pementasan, kolaborasi, dan program workshop yang inklusif.
Mendokumentasikan proses kreatif sebagai arsip hidup yang dapat diakses dan dipelajari oleh generasi mendatang.
2013
Membuat instrument sape’ secara mandiri untuk
keperluan ilustrasi musik teater
2014-2015
Melakukan inisiasi kreatif dengan melibatkan komunitas dan anak muda di Situbondo dengan menggelar Festival Kampung Langai dan Argopuro Fest sebagai upaya membangun iklim kreatif dengan berbasis pada isyu lingkungan serta sumberdaya sekitar.
2016-2017
Mendapatkan kesempatan untuk melakukan rekontruksi instrumen dawai yang berasal dari relief candi Borobudur dalam suatu project bersama Trie Utami dan Dewa Budjana,
Pada kurun waktu ini juga melakukan lawatan lintas daerah untuk membangun sinergisitas dengan komunitas seni luar daerah serta ikut serta dalam lawatan lintas negara pada acara Malaka Art Fest di Malaysia.
2018
Mendapat undangan sebagai penampil pada Parade Komposer Jawa Timur yang diselenggrakan oleh Dewan Kesenian Jawa Timur sbertempat di Gedung Kesenian Cak Durasim, Surabaya
2019-2022
– Melakukan pendokumentasian karya dalam album musik ” Napas Nusantara Rythem” dan ” Pertigaan ,”
– Launching Album
– Juara 2 Nasional Kompetisi Festival Seni Ramadhan yang diselenggrakan Universitas Indonesia
– Mendapat undangan sebagai penampil pada Festival Musik Jawa Timur , oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jatim bertempat di Gedung Kesenian Cak Durasim
–
