intro
sekilas perjalanan Nusantara Rhythem

PERJALANAN KAMI
Nusantara Rhythm bermula dari perbincangan sederhana di antara beberapa orang yang resah dengan satu pertanyaan yang sama: ke mana musik tradisi kita pergi?
Dari keresahan itu lahirlah sebuah komitmen. Bukan untuk mengembalikan tradisi ke masa lalu, melainkan untuk membawanya berjalan bersama masa kini.
2022 — Titik Awal Kelompok ini terbentuk di Situbondo, berangkat dari percobaan-percobaan kecil: memainkan ulang melodi yang hampir terlupakan, merakit instrumen dari bahan-bahan yang ada di sekitar, dan mulai merekam apa yang selama ini hanya hidup di ingatan.
2023 — Mulai Bergerak Pementasan perdana digelar secara mandiri. Respons yang datang mengejutkan kami — banyak orang yang merindukan jenis bunyi ini, tetapi tidak tahu ke mana mencarinya. Itu menjadi sinyal bahwa apa yang kami lakukan punya tempat.
Workshop pertama pembuatan instrumen diselenggarakan, mempertemukan peserta dari berbagai latar belakang dalam satu meja kerja yang sama.
2024 — Kolaborasi Meluas Kami mulai berkolaborasi lebih serius dengan seniman-seniman tradisi dari Jawa Timur, membuka dialog antara dua dunia yang selama ini jarang bertemu: musik eksperimental kontemporer dan tradisi yang mengakar.
2025 ke depan — Terus Menggali Perjalanan ini masih panjang. Ada banyak bunyi yang belum kami temukan, banyak instrumen yang belum kami bangun, banyak tangan yang belum kami gandeng. Kami terus berjalan.
visi
Menjadi ruang kreatif yang menghidupkan kembali dan mengembangkan warisan musik Nusantara melalui eksplorasi bunyi, penciptaan instrumen, dan pendidikan berbasis kearifan lokal.
misi
Menggali dan menginterpretasikan tradisi musik dari berbagai daerah di Nusantara sebagai sumber inspirasi karya yang kontekstual dan relevan.
Menciptakan instrumen musik baru yang berakar pada material dan kearifan lokal Situbondo–Bondowoso dan sekitarnya.
Membangun jembatan antara seniman tradisi dan publik melalui pementasan, kolaborasi, dan program workshop yang inklusif.
Mendokumentasikan proses kreatif sebagai arsip hidup yang dapat diakses dan dipelajari oleh generasi mendatang.